Jakarta, 18 Juli 2017 – Sophismata, sebuah karangan terbaru karya Alanda Kariza resmi beredar di toko buku minggu lalu. Alanda meluncurkan novel yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama ini melalui Instagram Live @alandakariza pada tanggal 9 Juli 2017 dikarenakan sedang menyelesaikan studi magisternya di Inggris.

Sejak tahun 2004, Alanda telah meluncurkan beberapa buku, di antaranya DreamCatcher (Gagas Media, 2012) dan Beats Apart (Ice Cube, 2015), juga terlibat dalam penulisan beberapa antologi, serta aktif menulis sebagai Kontributor di The Jakarta Post.

“Ini adalah kedua kalinya saya menulis dan menerbitkan novel berbahasa Indonesia, setelah pertama kali melakukannya 12 tahun yang lalu. Menulis Sophismata membuat saya keluar dari zona nyaman dan berani menulis tema yang berbeda dari sebelum-sebelumnya yakni politik.” Ujar Alanda melalui rilisan pers.

Bernama Sigi, karakter dalam cerita yang bekerja di DPR demi belajar dari atasannya––mantan aktivis 1998–– yang sejak lama ia idolakan. Bukannya naik jabatan, Sigi justru dipertemukan dengan permasalahan yang menggelitik. Hingga akhirnya, pandangan buruk terhadap dunia politik menjadi berubah saat ia bertemu senior di SMA yang begitu bersemangat untuk membangun sebuah partai politik.

“Kehadiran Sophismata memberi napas segar dalam dunia novel fiksi. Novel ini mengangkat tema politik, tapi diramu dengan kisah cinta yang membuat porsi keduanya pas. Sophismata membuktikan juga bahwa bicara politik ternyata bisa dibuat menyenangkan dan santai,” tutur Anastasia Aemilia, Editor Bidang Fiksi Gramedia Pustaka Utama melalui rilisan pers.

Sophismata terbit di toko buku offline dan online di seluruh Indonesia mulai Senin (10/7) lalu. Setelah peluncuran novelnya, Alanda dijadwalkan untuk booksigning novel terbarunya di Jakarta, awal Agustus mendatang.

Let's share and let others aware:
  • 2
    Shares
No more articles