Terlepas dari kasus WannaCry beberapa minggu lalu, dunia cyber yang terus menerus berkembang akhirnya kembali mendapat sorotan. Setelah Undang Undang ITE hadir, kali ini Presiden Joko Widodo meresmikan Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN.

BSSN sendiri adalah lembaga pemerintah non kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan.ย BSSN merupakan peleburan dua lembaga yaitu Lembaga Sandi Negara dan Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika (Aptika) dari Kemenkominfo.

Dalam praktiknya, BSSN akan bertugas untuk mengamankan dunia siber di Indonesia dengan efektif dan efisien, dengan memanfaatkan, mengembangkan, dan mengkonsolidasikan semua unsur terkait keamanan siber.

Kontrol Social Media

Dikutip dari berbagai sumber, Rudiantara menegaskan pemerintah bisa menutup akun seseorang yang konten-kontennya bertentangan. “Konten-kontennya negatif, bertentangan dengan keberadaan negara, itu bisa Menkominfo menutup akun Facebook-nya” sebut Rudiantara.

Tidak hanya itu, Menkominfo juga menyebutkan bahwa akses sosial media sendiri pun dapat dihentikan apabila kebebasan berpendapat justru malah benar-benar memecah bangsa.
Kalau sudah keterlaluan dan dampaknya jauh, Kominfo bisa menutup, bukan hanya akunnya tapi penyelenggaranya” ucap dia.

Meski demikian, pemerintah telah meminta Facebook untuk bekerja sama dengan baik untuk membersihkan konten-konten yang bertentangan dengan Indonesia.

 

Sebagai salah satu negara dengan jumlah pengguna sosial media terbanyak, pemerintah diharapkan dapat membuat perusahaan sosial media menjadi lebih kooperatif.

Let's share and let others aware:
No more articles