Raden Ajeng Kartini adalah seorang perempuan yang namanya mulai didengar sejak kita berada di bangku SD. Pejuang Nasional ini memiliki dampak besar terhadap kemajuan negara dan terutama bagi para perempuan.

R. A. Kartini memperjuangkan hak-hak perempuan yang pada masa itu dirampas oleh kebiasaan yang dibentuk para penjajah. Beliau menginspirasi para perempuan lainnya dari masa ke masa untuk dapat menikmati pendidikan dan masa depan yang lebih baik.

Seperti yang kita ketahui, perempuan di masa penjajahan dianggap tidak perlu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang biasa dilakukan oleh laki-laki. Sehingga perempuan dipersulit untuk mendapatkan pendidikan, tidak diperbolehkan bekerja seperti laki-laki, dan lain sebagainya.

Di masa sekarang, perempuan telah mendapatkan hak-haknya kembali. Bukan demi melangkahi, tetapi agar dapat hidup mandiri jika dunia memaksanya berdiri sendiri.

Tahun ini, Durrasi memilih 7 perempuan berprestasi dari berbagai generasi yang dianggap telah membuat perubahan yang dapat menginspirasi. Dan berikut nama-nama dan cerita singkat dari ketujuh Kartini tersebut:

  1. NAJWA SHIHAB

Najwa adalah seorang Jurnalis, Penulis, dan Duta Baca Indonesia. Kiprahnya dalam dunia jurnalistik sudah tidak diragukan. Berlatar belakang Ilmu Hukum, Jurnalis senior ini mengawali karirnya di RCTI yang akhirnya memilih untuk berlabuh Metro TV pada tahun 2001.

Najwa adalah juga seorang Penulis yang menerbitkan buku berjudul “Catatan Najwa”, sebuah buku berisi refleksi Najwa terhadap isu-isu yang dibahas dalam program Mata Najwa; dan Duta Baca Indonesia yang ditunjuk oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

A post shared by Najwa Shihab (@najwashihab) on

A post shared by Najwa Shihab (@najwashihab) on

A post shared by Najwa Shihab (@najwashihab) on

  1. DIAN SASTROWARDOYO

Tidak perlu lagi dipertanyakan eksistensinya. Selain seorang Aktris Indonesia papan atas, Dian juga merupakan pendiri Beasiswa Dian dan Aktivis yang gencar mengkampanyekan pemberdayaan perempuan.

Beasiswa Dian didirikan pada tahun 2009 dan bekerjasama dengan Hoshizora Foundation dan Kitabisa.com untuk memberikan beasiswa pendidikan tinggi kepada para perempuan berprestasi dari keluarga yang kurang mampu.

  1. MESTY ARIOTEDJO

Pernah dengar Wecare.id? Startup digital berkategori crowdfunding dan health ini didirikan oleh Mesty Ariotedjo dan rekannya pada tahun 2015. Wecare.id semakin terdengar namanya ketika Mesty masuk ke dalam daftar Forbes 30Under30 Asia.

Selain Founder dari sebuah startup wadah penggalang dana untuk masalah kesehatan, Mesty juga merupakan seorang Dokter, Model, dan Harpist.

A post shared by Pramesti (@mestyariotedjo) on

A post shared by Pramesti (@mestyariotedjo) on

A post shared by Pramesti (@mestyariotedjo) on

  1. ALANDA KARIZA

Alanda adalah seorang Penulis, Sociopreneur, dan Aktivis yang gencar menggaungkan youth empowerment sejak SMP. Buku yang telah diterbitkan antara lain Dream Catcher, Travel Young dan Beats Apart. Sebagai penulis, Alanda juga sering memberikan tulisannya di berbagai media.

Sebagai Sociopreneur, Alanda membangun Sinergi Muda yang berada di belakang event akbar Indonesia Youth, sebuah multi-event yang menjadi wadah bagi pemuda untuk mencari solusi untuk permasalahan di daerahnya masing-masing.

Alanda juga merupakan perwakilan Indonesia di Global Changemaker-nya British Council.

Kenali lebih jauh melalui interview eksklusif Durrasi bersama Alanda Kariza, disini.

A post shared by Alanda Kariza (@alandakariza) on

A post shared by Alanda Kariza (@alandakariza) on

A post shared by Alanda Kariza (@alandakariza) on

  1. HELGA ANGELINA

Helga adalah Founder dari Burgreens, sebuah brand F&B yang menyajikan healthy food yang saat ini sudah memiliki ‘warung’ di Pasific Place (SCBD), Union Yoga (Darmawangsa), dan Organik Klub (Tebet). Burgreens didirikan atas isu pribadi yang dialaminya sendiri. Sejak kecil, Helga selalu rentan terhadap penyakit dan mulai mengkonsumsi makanan sehat dan menjadi seorang vegan. Perubahan itu akhirnya berdampak pada kesembuhannya dan pengalaman itu pula yang membawa Helga mulai passionate dengan healthy food.

Helga sendiri merupakan salah satu nama yang juga berada di daftar Forbes 30Under30 Asia tahun 2016.

A post shared by Helga Angelina (@helgaangelina) on

A post shared by Helga Angelina (@helgaangelina) on

  1. MARISSA MEDITANIA

Seorang perempuan yang bercita-cita untuk menimba ilmu setinggi-tingginya agar dapat menjadi Psikolog handal ini merupakan Co-Founder dari Equalife Journal dan Roopacks. Equalife Journal adalah sebuah buku jurnal yang mengajak anak muda untuk lebih seimbang dalam menjalani kehidupan dan berfikir positif. Marissa juga berkesempatan untuk menjadi Public Speaker dalam beberapa acara.

  1. CHELSEA ISLAN

Perempuan beprestasi ini baru saja mendapat penghargaan Innovative Young Leader 2017 dalam ajang Southeast Asia Leaders Summit 2017. Bukan tanpa sebab, penghargaan tersebut adalah salah satu bentuk reward dari perannya sebagai Aktris, penggerak #SenimanMudaBerkarya (sebuah gerakan untuk membangkitkan semangat para seniman muda) dan juga Youth of Indonesia, yang berfokus pada edukasi, nasionalisme, dan pemuda.

 

Itu dia 7 Kartini Versi Durrasi yang diharapkan dapat menginspirasi perempuan-perempuan lain dalam membangun dan memperjuangkan apa yang dipercayai.

 

Tulisan ini diurutkan berdasarkan tahun kelahiran masing-masing.

Let's share and let others aware:
  • 1
    Share
No more articles